HABAKITA – Pengurus DPD Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Demak resmi dilantik dalam sebuah acara yang digelar di Kabupaten Demak, Jawa Tengah.
Pelantikan dilakukan oleh Ketua DPW APPSI Jawa Tengah, Suwanto, dan dihadiri pengurus APPSI dari berbagai daerah, perwakilan pedagang pasar, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintah daerah.
Pelantikan ini langkah awal bagi kepengurusan baru APPSI Kabupaten Demak untuk menjalankan program organisasi dan memperkuat peran pedagang pasar dalam mendukung perekonomian daerah.
Ketua DPW APPSI Jawa Tengah, Suwanto, mengatakan kepengurusan yang baru harus mampu menjadi wadah perjuangan bagi pedagang pasar tradisional. Menurut dia, berbagai persoalan yang dihadapi pedagang perlu diperjuangkan melalui komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah dan pihak terkait.
“Pengurus yang baru dilantik harus bekerja untuk pedagang. APPSI harus hadir di tengah pedagang pasar, mendengar keluhan mereka, dan memperjuangkan solusi atas persoalan yang dihadapi. Organisasi ini dibentuk untuk memperkuat posisi pedagang pasar agar semakin berkembang dan mampu bersaing,” ujar Suwanto.
Suwanto menilai pasar tradisional masih memiliki peran penting dalam pergerakan ekonomi masyarakat. Karena itu, penguatan kelembagaan pedagang perlu terus dilakukan agar pasar tradisional tetap tumbuh dan menjadi pusat aktivitas ekonomi rakyat.
Sementara itu Ketua Harian DPP APPSI, Don Muzakir, menegaskan pentingnya soliditas organisasi dari tingkat pusat hingga daerah.
Menurut dia, APPSI harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperjuangkan kepentingan pedagang pasar sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan.
“Pedagang pasar adalah bagian penting dari ekonomi rakyat. Karena itu APPSI harus terus memperkuat organisasi, memperjuangkan kepentingan pedagang, dan membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Kalau pedagang pasar kuat, ekonomi rakyat juga akan semakin kuat,” kata Don Muzakir.
Don Muzakir menambahkan, APPSI akan terus mendorong program-program yang mendukung pengembangan pasar tradisional, peningkatan kapasitas pedagang, serta penguatan akses permodalan dan pemasaran.
“APPSI tidak boleh hanya menjadi organisasi yang hadir saat pelantikan atau kegiatan seremonial. Pengurus harus turun ke lapangan, bertemu pedagang, mendata persoalan yang ada, lalu memperjuangkannya bersama-sama. Itu yang paling penting,” ujar Don Muzakir.
Pelantikan tersebut juga dirangkai dengan diskusi mengenai kondisi pasar tradisional di Kabupaten Demak. Sejumlah pedagang menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi, mulai dari penataan pasar, persaingan usaha, hingga peningkatan fasilitas pendukung.
Kepengurusan baru APPSI Kabupaten Demak diharapkan segera menyusun program kerja dan membangun koordinasi dengan pemerintah daerah agar berbagai kebutuhan pedagang dapat ditindaklanjuti secara bertahap.[]


