Sabtu, Juli 18, 2026
BerandaBerita TerkiniMentan Siapkan Rp801...

Mentan Siapkan Rp801 Miliar untuk Sumut, Produksi Pangan dan Perkebunan Digenjot

HABAKITA- Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyiapkan bantuan sektor pertanian dan perkebunan senilai Rp801,025 miliar untuk Sumatera Utara pada 2026. Bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan produksi, produktivitas, serta kesejahteraan petani.

Amran mengatakan bantuan itu merupakan bagian dari dukungan pemerintah untuk memperkuat sektor pertanian di daerah.

“Total bantuan pertanian ini dari Bapak Presiden (Prabowo Subianto). Kami hanya pembantu untuk (menyalurkan bantuan) sektor pertanian,” kata Amran di Medan, Sumatera Utara, pada Kamis, 17 Juli 2026.

Anggaran tersebut dibagi ke sejumlah subsektor. Sektor tanaman pangan mendapat alokasi Rp131,293 miliar. Sektor hortikultura memperoleh Rp48,762 miliar. Subsektor perkebunan menerima Rp131,402 miliar, sedangkan peternakan mendapat Rp3,476 miliar.

Pemerintah juga mengalokasikan anggaran untuk prasarana dan sarana pertanian sebesar Rp3,476 miliar. Nilai terbesar diberikan untuk pengembangan lahan dan irigasi pertanian, yakni Rp346,113 miliar.

Baca juga:  Tani Merdeka Indonesia Gandeng STIESIA, Anak Petani Berpeluang Dapat Beasiswa Kuliah

Khusus subsektor perkebunan, bantuan difokuskan untuk pengembangan komoditas unggulan. Kakao mendapat alokasi Rp46,501 miliar, kelapa Rp9,518 miliar, program pengembangan perkebunan Rp75,171 miliar, dan kopi Rp211 juta.

Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas berbagai komoditas unggulan Sumatera Utara. Dukungan itu juga diharapkan membuka peluang usaha baru bagi petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan perekonomian daerah.

Amran menyampaikan hal tersebut saat memberikan kuliah umum bertema “Inovasi dan Kolaborasi Generasi Muda Menuju Swasembada Pangan” di Universitas Sumatera Utara. Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya.

Pada kesempatan itu, Amran mengajak mahasiswa untuk mengambil peran dalam pembangunan sektor pertanian. Menurut dia, generasi muda menjadi penentu keberlanjutan program swasembada pangan di masa depan.

Baca juga:  Siapkan Kader Penggerak Pertanian dari Jatim dan DIY, Tani Merdeka Indonesia Gelar Diklat ke III

“Menteri itu hanya sementara, selesai jabatan selesai. Yang melanjutkan perjuangan ini adalah anak-anak muda. Karena itu kampus harus melahirkan penemuan-penemuan baru. Kalau ingin Indonesia semakin maju, harus ada new invention, harus ada lompatan inovasi,” ucapnya.

Amran menilai Universitas Sumatera Utara memiliki potensi besar menjadi pusat lahirnya inovator di bidang pertanian.

Masa depan pertanian Indonesia, menurut dia, tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah. Peran generasi muda melalui inovasi, riset, dan pemanfaatan teknologi juga sangat menentukan.

Perguruan tinggi dinilai memiliki posisi strategis dalam mencetak sumber daya manusia unggul sekaligus menghasilkan inovasi yang dapat diterapkan di sektor pertanian.

Baca juga:  Marak OTT Kepala Daerah, Tito Dorong Pembatasan Biaya Kampanye Pilkada

Amran juga menekankan pentingnya kerja sama antara kampus, pemerintah, dan dunia usaha untuk mempercepat transformasi pertanian nasional.

“Kampus adalah sumber dari sumber terbaik. Pemerintah regulator, pengusaha eksekutor. Kami mencoba tiga sektor ini berjalan bersamaan karena tidak mungkin membangun pertanian hanya dari satu sisi,” imbuh Amran.

Ia mendorong dosen dan mahasiswa terlibat aktif dalam penelitian, pengembangan teknologi, hingga hilirisasi komoditas pertanian. Hasil riset, menurut dia, harus mampu memberikan nilai tambah bagi petani sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

“Harus ikut serta dosen dan mahasiswa meneliti hilirisasi. Kalau ada penelitian kedelai atau komoditas lain yang bisa memperkuat pangan nasional, langsung kita kerja sama,” katanya.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Jasa Pembuatan Website Aceh

Sukseskan bisnis anda dengan website yang menarik dan berkualitas.

Terbaru ⟶

Baca juga