HABAKITA – Final Piala Dunia 2026 akhirnya mempertemukan dua kekuatan besar sepak bola dunia. Timnas Spanyol akan menghadapi Timnas Argentina pada laga puncak di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, pada Senin, 20 Juli 2026 pukul 02.00 WIB.
Laga ini diprediksi berlangsung sengit. Kedua tim tampil konsisten sejak fase grup hingga semifinal. Spanyol datang dengan pertahanan yang sangat solid, sedangkan Argentina menjadi tim paling tajam sepanjang turnamen.
Spanyol berpeluang mengakhiri penantian selama 16 tahun untuk kembali mengangkat trofi Piala Dunia. Argentina memburu sejarah sebagai tim pertama yang mampu mempertahankan gelar juara dunia sejak Brasil melakukannya pada 1958 dan 1962.
Pertemuan ini juga menjadi panggung dua generasi. Spanyol mengandalkan pemain-pemain muda yang tampil impresif sepanjang turnamen. Argentina masih bertumpu pada pengalaman Lionel Messi dan sejumlah pemain senior yang telah terbukti di laga-laga besar.
Spanyol melaju ke final setelah menundukkan Prancis 2-0 pada semifinal di Stadion Dallas, Rabu (15/7/2026) dini hari WIB.
La Roja tampil dominan sejak awal pertandingan. Penguasaan bola yang rapi dan disiplin bertahan membuat Prancis kesulitan mengembangkan permainan.
Gol pertama Spanyol dicetak Mikel Oyarzabal melalui tendangan penalti pada menit ke-22 setelah terjadi pelanggaran di kotak terlarang.
Pedro Porro kemudian memastikan kemenangan lewat gol pada menit ke-58. Bek kanan Tottenham Hotspur itu menyelesaikan kerja sama apik dengan Dani Olmo sebelum menaklukkan Mike Maignan.
Kemenangan tersebut mengantar Spanyol kembali ke final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak menjadi juara di Afrika Selatan pada 2010. Kini, tim asuhan Luis de la Fuente hanya berjarak satu kemenangan dari gelar dunia kedua.
Kekalahan itu sekaligus mengakhiri langkah Prancis yang sebelumnya menjadi salah satu favorit juara. Les Bleus kini akan menghadapi Inggris pada laga perebutan peringkat ketiga.
Argentina memastikan tiket ke final setelah menang dramatis 2-1 atas Inggris pada semifinal di Atlanta, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB.
Meski menguasai jalannya pertandingan, Argentina justru tertinggal lebih dulu pada menit ke-55.
Anthony Gordon membawa Inggris unggul setelah memanfaatkan umpan Morgan Rogers di tiang jauh. Tendangannya gagal dihentikan Emiliano Martinez.
Argentina terus menekan hingga akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-85. Enzo Fernandez melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang tidak mampu dijangkau Jordan Pickford.
Saat pertandingan tampak akan berlanjut ke babak tambahan, Argentina justru membalikkan keadaan pada masa injury time.
Lionel Messi mengirim umpan silang akurat ke dalam kotak penalti. Lautaro Martinez menyambut bola dengan sundulan yang bersarang ke gawang Inggris. Gol itu memastikan kemenangan 2-1 sekaligus mengantar Albiceleste ke final.
Hasil tersebut membuat Argentina kembali tampil di final untuk dua edisi Piala Dunia secara beruntun.
Jika mampu mengalahkan Spanyol, Lionel Messi dan rekan-rekannya akan mencatat sejarah dengan mempertahankan gelar juara dunia.
Final kali ini mempertemukan dua tim dengan karakter permainan yang berbeda.
Spanyol dikenal mengandalkan penguasaan bola, permainan kolektif, dan organisasi pertahanan yang disiplin. Tim Matador juga menjadi tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit sepanjang turnamen.
Argentina tampil lebih fleksibel. Albiceleste mengandalkan kecepatan transisi, efektivitas serangan, serta pengalaman para pemainnya saat menghadapi pertandingan besar.
Kedua tim sama-sama memiliki kualitas yang merata di setiap lini. Faktor mental, efektivitas memanfaatkan peluang, dan kesalahan kecil diperkirakan akan menjadi penentu hasil pertandingan.
Laga final Piala Dunia 2026 akan disiarkan langsung oleh TVRI dan dapat disaksikan melalui layanan live streaming Folaplay serta MaxStream.
Pertandingan ini menjadi penutup turnamen terbesar dalam sejarah Piala Dunia. Trofi akan diperebutkan oleh dua tim yang tampil paling konsisten sepanjang kompetisi dan sama-sama datang dengan ambisi besar untuk mengukir sejarah.[]


