HABAKITA – PSSI melalui pelatih John Herdman merilis 22 nama pemain untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia. TC dijadwalkan berlangsung pada 26–30 Mei 2026 sebagai persiapan menghadapi Piala AFF 2026.
Sejumlah pemain dari Borneo FC masuk dalam daftar tersebut. Tiga nama yang dipanggil adalah Nadeo Argawinata, Rivaldo Pakpahan, dan Alfharezzi Buffon.
Pemanggilan ini mendapat perhatian dari internal tim. Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, menyebut hal tersebut sebagai kebanggaan bagi klub.
“Bagus dan kami bangga dengan mereka. Ini bisa jadi motivasi bagi pemain lain agar meningkatkan kemampuan. Tujuannya tentu bisa berkontribusi untuk Timnas Indonesia,” kata Dandri.
Ia menilai ketiga pemain itu layak mendapat kesempatan. Nadeo dinilai berada dalam fase matang sebagai penjaga gawang. Rivaldo juga disebut menunjukkan perkembangan dalam beberapa musim terakhir.
Perhatian khusus diberikan kepada Buffon. Bek kanan berusia 20 tahun itu menjadi pemain termuda dalam daftar pemanggilan.
“Kalau saya amati John Herdman tetap mengkombinasikan pemain senior dan muda. Ini bagus untuk regenerasi Timnas Indonesia. Pemain seperti Alfahrezzi Buffon sangat butuh jam terbang Internasional bersama Timnas Indonesia agar pengalamannya makin banyak,” jelasnya.
Dandri menilai Buffon menunjukkan progres yang konsisten di klub. Ia melihat peningkatan kemampuan dalam beberapa waktu terakhir.
“Hingga kini, saya tahu kemajuan yang dicapai Buffon. Dia pemain muda yang akan terus berkembang karirnya. Kemampuannya juga meningkat dan salah satu pemain andalan di Borneo FC,” ucapnya.
Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi. Persaingan di tim nasional disebut jauh lebih ketat dibandingkan di level klub.
“Timnas Indonesia jadi impian semua pemain. Jadi Alfharezzi Buffon harus serius dan memanfaatkan kesempatan ini. Karena, seperti di klub. Di Timnas Indonesia persaingan juga sangat ketat. Siapa pun jika tak serius akan banyak pemain yang siap menggantikannya,” tuturnya.
Sebelumnya, pelatih Borneo FC Fabio Lefundes sempat menyoroti tidak masuknya Komang Teguh dalam daftar. Ia menilai pemain tersebut memiliki kualitas yang layak dipertimbangkan.
TC kali ini menjadi penting dalam pembentukan skuad. Pelatih mencoba memadukan pengalaman pemain senior dengan energi pemain muda. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kesinambungan performa tim nasional ke depan.


