Kamis, Februari 12, 2026
BerandaBerita Terkini22 Pengurus DPD...

22 Pengurus DPD Tani Merdeka Se-NTT Dilantik, Ini Pesan Don Muzakir

HABAKITA – Sebanyak 22 pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia se-Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi dilantik oleh Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, di Gedung Dajjal SMAK Loyola Labuan Bajo, pada Selasa, 10 Februari 2026.

Pelantikan ini bagian dari konsolidasi organisasi guna memperkuat struktur kepengurusan hingga tingkat desa.

Don Muzakir menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada para Ketua DPD kabupaten/kota. Ia menegaskan Tani Merdeka Indonesia harus hadir langsung di tengah petani, dampingi petani agar pertanian di NTT semakin maju.

“Mungkin ada kekurangan pemerintah yang terlalu jauh dan tidak terlihat, itu tugas kita Tani Merdeka. Makanya saya berharap kepada pengurus, bentuklah struktur sampai ke tingkat desa-desa,” tegas Don Muzakir.

Ia menekankan Tani Merdeka Indonesia harus memberi dampak nyata kepada petani di seluruh pelosok NTT.

“Kita ingin Tani Merdeka Indonesia ini menjadi organisasi yang fokus mengurus para petani yang hidup di desa-desa. Karena itu tanggung jawab kita. Sebagai pengurus, tanggung jawab kita berat,” ujarnya.

“Kita akan keliling seluruh Indonesia untuk melatih, melantik dan membina para petani agar ke depan swadaya pangan ini berjalan dengan maksimal. Organisasi ini dibentuk atas inisiasi Pak Prabowo untuk menaungi para petani, bukan hanya di Jakarta tetapi di seluruh pelosok Nusantara,” katanya.

Baca juga:  22 Pengurus DPD Tani Merdeka NTT Dilantik, Ebit: Semua Petani Wajib Dapat Akses Bantuan yang Sama

Ia juga mengatakan potensi lahan pertanian di Nusa Tenggara Timur sangat luas, ini harus dimanfaatkan secara optimal. Pengembangan lahan tersebut, menurut dia, penting untuk memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendorong kemandirian produksi pangan ke depan.

“Di NTT ini lahannya luas sekali, ini perlu dikembangkan bagi para petani, agar ketahanan pangan di NTT berjalan maksimal, itu target kita untuk menjalankan program untuk swadaya pangan ke depan,” lanjutnya.

Don Muzakir turut menyinggung persoalan distribusi pupuk yang masih dikeluhkan sebagian petani. Ia meminta petani tidak ragu melaporkan jika menemukan praktik penyimpangan dalam penyaluran pupuk di daerah.

“Begitu banyak masyarakat yang mengeluh akan pupuk, petani jangan takut untuk melaporkan jika ada supplier pupuk yang nakal di tiap wilayah, jangan segan-segan untuk melaporkan kepada dinas terkait, dan di situ peran kita sebagai Tani Merdeka Indonesia untuk mendorong dinas agar selalu merespon kegelisahan para petani di wilayah NTT,” tegasnya.

Masalah ketersediaan dan distribusi pupuk dinilai menjadi salah satu faktor penentu produktivitas pertanian. Perbaikan tata kelola penyaluran diharapkan dapat mendukung peningkatan hasil panen serta menjaga keberlanjutan produksi pangan di wilayah tersebut.

Baca juga:  Pantau Hilal, Kemenag Aceh Perkirakan Awal Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026

Sementara itu, Ketua Koordinator Wilayah Tani Merdeka Indonesia Wilayah Timur, Wilfridus Yons Ebit, menegaskan Tani Merdeka Indonesia ini terus memperluas gerakan hingga ke seluruh pelosok Nusa Tenggara Timur (NTT). Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan struktur organisasi di tingkat desa, pembentukan kepengurusan Desa Tani Merdeka Indonesia di berbagai wilayah.

Menurut Wilfridus, langkah ini penting dalam memastikan suara dan kebutuhan petani dapat terorganisasi dengan baik, sekaligus diperjuangkan secara nyata dalam kebijakan pembangunan pertanian nasional.

Ia menekankan bahwa keberadaan Tani Merdeka harus mampu memberi harapan baru bagi peningkatan kesejahteraan petani, terutama di daerah-daerah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses modal, teknologi, dan pasar.

“Kami akan terus memperjuangkan aspirasi mereka, termasuk menyampaikan langsung berbagai keluhan petani kepada Presiden Prabowo dan Wakil Menteri Pertanian, agar kebijakan yang lahir benar-benar berpihak pada kesejahteraan petani di daerah,” ujar Pria yang akrab disapa Ebit yang juga Wakil Ketua Umum Bidang Politik Tani Merdeka Indonesia.

Ia menambahkan, penguatan organisasi di wilayah timur Indonesia diharapkan dapat mempercepat hadirnya program-program strategis pemerintah di sektor pertanian, sehingga petani tidak hanya mampu meningkatkan produksi, tetapi juga memperoleh nilai ekonomi yang lebih adil dan berkelanjutan.

Baca juga:  Presiden Prabowo Minta Harga Pangan Stabil Jelang Ramadan

Adapun nama-nama Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia yang dilantik adalah sebagai berikut:

Kota Kupang – Gustaf Rudolof Bonat

Kabupaten Kupang – Yusuf Bernadus Tanu

Kabupaten Timor Tengah Selatan – Havel Apeles Hotty

Kabupaten Timor Tengah Utara – Abrao Da Costa

Kabupaten Belu – Joac Fransisco, S.P.M.M

Kabupaten Malaka – Vinsensius Apaula Kehi Lau, A.Md

Kabupaten Sabu Raijua – Bernabas Dara

Kabupaten Rote Ndao – Firlot Pellokila

Kabupaten Alor – Yoas Frans Jetivani

Kabupaten Lembata – David Blaisius H. Gole

Kabupaten Flores Timur – Maximus Aloisius B. Kean

Kabupaten Sikka – Yakobus Tuda Yanto Sedo

Kabupaten Ende – Yosefat Yosef Lima, S.H

Kabupaten Ngada – Rudolf Aqroz Wogo, S.Pi

Kabupaten Nagekeo – Kristianus Pantaleon Jogo, S.S., M.Hum

Kabupaten Manggarai – Adrianus Sahadun, S.E.

Kabupaten Manggarai Timur – Bertolomeus Danang, S.E.

Kabupaten Manggarai Barat – dr. Yulianus Weng, M.Kes

Kabupaten Sumba Timur – Delis Hambawali, A.Ma

Kabupaten Sumba Tengah – Umbu Sunga Padjukang

Kabupaten Sumba Barat – Yonathan Bero Agu Ate, S.Sos., M.Si

Kabupaten Sumba Barat Daya – Kristina Bili

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Jasa Pembuatan Website Aceh

Sukseskan bisnis anda dengan website yang menarik dan berkualitas.

Terbaru ⟶

Baca juga