Rabu, Februari 11, 2026
BerandaBerita Aceh TerbaruInsan Kreatif Aceh...

Insan Kreatif Aceh Puji Pj Ketua PKK Aceh Mellany Subarni Bertemu dengan Influencer

HABAKITA – Para insan kreatif Aceh mengapresiasi langkah Pj Ketua PKK Aceh, Mellany Subarni, yang bertemu dengan para influencer Aceh.

Pertemuan ini memberikan kesempatan bagi mereka untuk menyampaikan keluh kesah dan harapan terkait industri kreatif.

Salah satu influencer Aceh, Muhammad Al Munawir atau Awien Syuib, memuji pertemuan ini sebagai kesempatan bagi anak muda Aceh untuk mengungkapkan tantangan yang mereka hadapi.

“Banyak anak muda di Aceh memiliki bakat dan minat yang setara dengan mereka yang berada di luar daerah. Namun, berbagai peraturan dan kebijakan yang kurang tegas sering kali menjadi penghalang,” kata Awien usai acara Temu Ramah di Pendopo Gubernur Aceh, Minggu, 4 Agustus 2024.

Awien menjelaskan bahwa energi kreatif anak muda Aceh adalah hal positif yang perlu diberi ruang untuk diekspresikan.

Ia menyampaikan banyaknya talenta Aceh yang sudah dikenal di luar negeri, seperti anak-anak breakdance yang tampil di Moskow dan band musik yang berhasil ke Jerman.

“Tapi di sini (Aceh) ruang kreativitas kita dibatasi dengan hal-hal yang tidak logis,” ujarnya.

Awien meminta Pemerintah Aceh untuk lebih tegas dan memberikan ruang gerak serta kreativitas bagi anak muda Aceh, terutama menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan digelar di Aceh.

“Mereka berharap bisa terlibat langsung dalam kegiatan ini untuk memperkenalkan adat, budaya, dan potensi kreatif Aceh kepada para tamu,” tambahnya.

Komunitas Stand Up Comedy Banda Aceh, yang diwakili oleh Aditya Pratama, juga mengapresiasi pertemuan tersebut.

“Kami sebagai pegiat industri kreatif sangat membutuhkan kegiatan seperti ini, karena kami butuh didengar oleh pemangku kebijakan tentang cara mengembangkan bakat kami,” kata Aditya.

Ia berharap Pemerintah Aceh dapat memberikan lebih banyak kontribusi kepada pelaku industri kreatif dan terus melaksanakan pertemuan seperti ini agar keluh kesah di lapangan dapat didengar dan ditindaklanjuti.

Pada kesempatan yang sama, Duta Disabilitas Aldi menyatakan bahwa dirinya dan teman-teman lainnya terus berjuang untuk hak-hak disabilitas di Aceh.

“Kami bergerak untuk hak-hak disabilitas, namun di Aceh selama ini lapangan kerja tidak terbuka bagi penyandang disabilitas,” kata Aldi.

Ia berharap Pemerintah Aceh dapat menjalankan kebijakan yang mendukung penyandang disabilitas dan memberikan mereka akses yang lebih baik ke dunia kerja.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Jasa Pembuatan Website Aceh

Sukseskan bisnis anda dengan website yang menarik dan berkualitas.

Terbaru ⟶

Baca juga