Minggu, September 20, 2026
BerandaBerita Terkini100 Tahun Gontor,...

100 Tahun Gontor, Pesan Presiden Prabowo: Santri Harus Tembus Panggung Dunia

HABAKITA – Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan pemerintahannya telah menunjukkan sejumlah capaian selama dua tahun terakhir. Menurut dia, berbagai langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun Indonesia yang semakin mandiri.

Presiden Prabowo menyampaikan hal itu saat menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, pada Sabtu, 19 September 2026.

“Kita telah buktikan kepada bangsa Indonesia, kita telah mencapai keberhasilan-keberhasilan yang nyata, yang beruntung dan menguntungkan bangsa dan rakyat Indonesia,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo mengatakan pemerintah tidak boleh menunda persoalan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat. Rakyat yang sedang menghadapi kesulitan, kata dia, membutuhkan respons yang cepat.

“Rakyat yang lapar tidak bisa menunggu. Petani yang butuh pupuk tidak bisa menunggu,” ucapnya.

Perhatian pemerintah juga diarahkan kepada sektor perikanan. Prabowo mengatakan nelayan akan mendapat dukungan melalui pembangunan kapal dalam jumlah besar.

Baca juga:  Presiden Prabowo: Rakyat Butuh Tindakan Cepat, Indonesia Harus Mandiri

“Sekarang kita akan bekerja. Mulai tahun depan kita bangun ribuan kapal-kapal nelayan untuk nelayan-nelayan kita,” tegasnya.

Presiden Prabowo kemudian menyoroti kondisi pangan nasional. Ia mengatakan Indonesia telah mencapai swasembada pangan dan memiliki cadangan yang cukup untuk menghadapi berbagai tantangan.

“Alhamdulillah, swasembada pangan sudah. Cadangan pangan kita cukup. Langkah-langkah kita sudah mengantisipasi cuaca yang tidak baik, El Nino, kekeringan. Kita siap,” katanya.

Pemerintah juga menyiapkan langkah menghadapi perubahan cuaca yang dapat memengaruhi produksi pangan. Prabowo sebelumnya beberapa kali menekankan pentingnya menjaga cadangan pangan dan memperkuat produksi dalam negeri.

Kemandirian pangan menjadi salah satu bagian dari agenda yang disampaikan Prabowo di hadapan keluarga besar Gontor. Menurut pemerintah, kemampuan memenuhi kebutuhan pangan sendiri menjadi penting ketika kondisi global masih diwarnai berbagai ketidakpastian.

Baca juga:  Presiden Prabowo: Rakyat Butuh Tindakan Cepat, Indonesia Harus Mandiri

Presiden Prabowo juga menyampaikan perkembangan di sektor energi. Ia mengatakan Indonesia mulai mengurangi ketergantungan terhadap impor solar.

“Kita juga mulai 1 Juli yang lalu, kita tidak mengimpor solar dari luar negeri. Solar kita sekarang sudah mandiri,” ungkap Presiden Prabowo.

Pernyataan tersebut juga disampaikan dalam pidato Prabowo di Gontor. Ia menjelaskan produksi solar nasional memanfaatkan kelapa sawit sebagai salah satu bahan baku.

Menurut Presiden Prabowo, kemampuan memproduksi energi sendiri menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan nasional. Ia melihat Indonesia memiliki sumber daya yang dapat dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Presiden Prabowo kemudian mengajak masyarakat melihat masa depan Indonesia dengan optimistis. Ia mengatakan pemerintah ingin membangun negara yang tidak bergantung pada bangsa lain.

“Percaya, masa depan Indonesia baik. Masa depan Indonesia cerah,” kata Presiden Prabowo.

“Kita tidak mau menjadi budak bangsa lain. Kita akan menjadi bangsa yang hebat. Kita akan berdiri di atas kaki kita sendiri,” lanjutnya.

Baca juga:  Presiden Prabowo: Rakyat Butuh Tindakan Cepat, Indonesia Harus Mandiri

Pesan tersebut menjadi bagian dari penekanan Prabowo mengenai pentingnya kemandirian nasional. Ia menyebut kemandirian harus dibangun melalui pangan, energi, sumber daya manusia, dan kemampuan ekonomi dalam negeri.

Presiden Prabowo juga mengaitkan kemandirian dengan kemampuan pemerintah memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Produksi pangan, dukungan kepada petani dan nelayan, serta pengembangan energi domestik menjadi beberapa hal yang ia soroti dalam pidatonya.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat Indonesia memasuki tahun kedua pemerintahan Kabinet Merah Putih. Ia menyatakan capaian yang sudah diraih harus menjadi dasar untuk melanjutkan agenda pembangunan berikutnya.

Bagi Presiden Prabowo, arah pembangunan tersebut tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi. Pemerintah juga ingin memperkuat kemampuan Indonesia memenuhi kebutuhan sendiri dan mengurangi ketergantungan terhadap negara lain.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Jasa Pembuatan Website Aceh

Sukseskan bisnis anda dengan website yang menarik dan berkualitas.

Terbaru ⟶

Baca juga