HABAKITA – Kementerian Pertanian (Kementan) RI membantu petani sawah di Aceh dalam menghadapi tantangan kemarau panjang akibat fenomena El Nino. Sebagai bentuk dukungan, Kementan akan menyalurkan 1.051 unit mesin pompa air ke 23 kabupaten/kota di Aceh pada akhir Agustus 2024.
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, mengatakan bahwa bantuan ini bertujuan untuk memastikan petani tetap bisa mengairi sawah mereka selama musim tanam di tengah kondisi kekeringan.
“Proses pengadaan pompa sedang berjalan, dan distribusinya akan selesai pada akhir bulan ini,” ujar Sudaryono, Selasa, 13 Agustus 2024, di Banda Aceh.
Program ini juga melibatkan Kodam Iskandar Muda dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian di Aceh.
Menurut Sudaryono, dukungan dari pihak militer sangat penting untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan cepat sampai ke petani.
“Kerjassama dengan Kodam Iskandar Muda sangat membantu, terutama dalam memperlancar distribusi bantuan dan menjaga keamanan di lapangan,” jelasnya.
Sudaryono berharap kerja sama ini bisa terus berlanjut demi kesejahteraan petani di Aceh.
Ia juga menyampaikan harapannya agar para petani dapat memanfaatkan musim tanam dengan baik, bahkan meningkatkan frekuensi tanam dari satu kali menjadi dua atau tiga kali dalam setahun.
“Pemerintah melalui Kementan siap mendukung kebutuhan petani lainnya untuk mencapai swasembada pangan,” tutupnya.[]


